Nomor Urut Pengajar (NUP) dan manfaatnya

Posted on 04 December 2012 by admin

Tidak pakai surat edaran, tapi langsung diumumkan di database Dikti dan disosialisasikan pada saat pelatihan resmi oleh team Epsbed/pdpt.
Gini aja, kalo pimpinan minta bukti dari Dikti diarahkan aja melalui:
1 ) Pimpinan kan ada username dan password login Epsbed/Pdpt kampus kan ? atau minta operator epsbed kampus buka program melalui lamanhttp://evaluasi.dikti.go.id (itu adalah database resmi Dikti) biar beliau bisa baca, setelah login akan nampak penjelasan tentang NUPN :
Di situ sudah dilengkapi penjelasan:
Nomor Urut Pengajar Nasional (NUPN) adalah nomor identifikasi nasional untuk Dosen Yunior (Pendidikan Masih S1 dan Tidak Memiliki Jenjang Kepangkatan) serta Dosen Tidak Tetap
Dan ada menu mengajukan NUPN dan berkas yang perlu dilampirkan adalah:
KTP terbaru
Scan ijasah lengkap mulai dari D4/S1,S2,S3, lulusan luar negeri harus sertakan SK penyetaraan
SK pimpinan PT/Yayasan sebagai Dosen Tidak Tetap
SK Jafung (jika ada)
2 ) atau bisa aja baca ini:
Pangkalan Data Pendidikan Tinggi oleh Bpk Mulyono
NUPN ada di halaman 26 dan 27
Pak Mulyono adalah :

http://www.dikti.go.id/?page_id=2231&lang=id

Bagian Informasi dan Pelaporan
Kabag. Informasi dan Pelaporan Kepala Bagian Informasi dan Pelaporan
Mulyono Gedung D – Lantai 9
Telp : (021) 57946079
Fax : (021) 57946135
Email : mulyono@dikti.go.id

Tanggapan atas pertanyaan Pak Sumardi:
1 ) NUP tak bisa dipakai untuk apply beasiswa Dikti, itu harus pakai NIDN. NUPN bisa dipakai untuk transaksi antara dosen dan mahasiswa, misalnya jadi penguji, pembimbing dsb.
2 ) Sudah ditanggapi di atas.
Salam, Fitri

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Live
  • MySpace
  • Ping.fm
  • Plurk
  • Technorati

4 Comments For This Post

  1. mina Says:

    Selamat malam Pak Mulyono.
    Salam kenal ya pak. Saya Mina, sejak tahun 2008 hingga saat ini mengajar di sebuah PTS. Mohon informasinya dari bapak mengenai masalah yang saya hadapi. Saat ini saya memiliki nuptk dan nidn. Dan saya berniat untuk berkarir di dosen. Artinya saya mempertahankan NIDN saya dengan menghapus NUPTK saya. Yang ingin saya tanyakan:
    1. Apakah NIDN yang saya miliki saat ini masih tetap bisa saya miliki tanpa mundur menjadi NUPN.
    2. Apakah NUPTK yang saya milki bisa dihapus. karena sejak tahun 2010 saya sudah tidak mengajar disekolah lagi.
    3. Langkah apa yang seharusnya saya lakukan kedepannya.
    Mohon saran dari bapak. Terima kasih atas waktunya pak.

  2. admin Says:

    Asswrwb
    Bu mina bisa langsung email ke alamat ini mulyono@dikti.go.id
    wassalam

  3. trisbenheiser Says:

    selamat siang pak.
    Salam kenal pak.Saya Trisbenheiser,,
    saya ingin menanyakan apakah NUPN bisa digunakan untuk mengurus beasiswa?
    mohon infonya pak,,
    Trima kasih sebelumnya, GBU

  4. Win Mahreta Says:

    Pak, apakah NUPN bisa menjabat sebagai pejabat struktural kampus misal rektor PUrek dan dekan dll?

    Kedua, apakah pensiunan PNS bisa mendapatkan NIDN?

    Terimakasih atas jawabannya Pak.

Leave a Reply