Categorized | Pedoman Dosen PTN&PTS

Keabsahan Gelar MMPD Pemberian STM IMNI

Posted on 03 May 2011 by admin

Sedih dalam seminggu ini sering menerima pertanyaan para lulusan prodi S2 STM IMNI yang sudah dicabut ijinnya, rata-rata berisi kepanikan. Ini yang barusan diterima saya tanggapi sbb:

Sadili submitted on 2011/05/03 at 11:34 am

kami merasa RESAH dan kecewa dengan keputusan MENDIKNAS No. 56/E/O/2011 pencabutan ijin penyelenggaraan Program Manajemen S 2 STM IMNI. Apakah dengan gelar MMPd yang disandang lulusan apakah SYAH dan diakui NEGARA (DIKTI/KOPERTIS). Bagaimana pertanggungjawaban lembaga ? Trms banget

>>>
Tanggapan
Dear Dik Sadili,
Penulisan gelarnya tak benar, dalam gelar pendidikan Indonesia tak mengenal tulisan double M, gelar S2 ditulis dengan huruf M. (M diikuti titik) lalu diikuti insisial prodi atau bidang ilmu terkait. Gelar yang tak sah kalo lamar ke instansi pemerintah pasti ditolak, kalo ke swasta bagi yang pengusaha swasta yang tak tahu mungkin masih bisa terima.

Perhatikan tatacara penulisan gelar Magister (S2) di Indonesia:
PP no. 17 tahun 2010

Pasal 98 tentang penggunaan gelar perguruan tinggi dalam negeri:

(2) Gelar untuk pendidikan akademik terdiri atas:
a. sarjana, yang ditulis di belakang nama yang berhak dengan mencantumkan huruf S. dan diikuti dengan inisial program studi atau bidang ilmu;
b. margister, yang ditulis di belakang nama yang berhak dengan mencantumkan huruf M. dan diikuti dengan inisial program studi atau bidang ilmu;
c. doktor, yang ditulis di depan nama yang berhak dengan mencantumkan singkatan Dr.


Kepmendiknas No. 178/U/2001 tentang Gelar dan Lulusan Luar Negeri
http://dikti.go.id/old/index.php?option=com_content&task=view&id=61&Itemid=11
Pasal 7
Penggunaan gelar akademik Sarjana dan Magister ditempatkan di belakang nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan dengan mencantumkan huruf S., untuk Sarjana dan huruf M. untuk Magister disertai singkatan nama kelompok bidang keahlian.

Sanksi Penyalahgunaan gelar terdapat di sini :

UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Pasal 21
(6) Gela akademik, profesi, atau vokasi yang dikeluarkan oleh penyelenggara pendidikan yang tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana dalam ayat (1) atau penyelenggara yang bukan perguruan tinggi sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dinyatakan tidak sah.

Sorry for it, salam, Fitri

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • Live
  • MySpace
  • Ping.fm
  • Plurk
  • Technorati

Leave a Reply